Pages

Wednesday, September 5, 2018

Tim Kajian Dibentuk Mempermanenkan Ganjil Genap

Ilustrasi sistem ganjil genap. Foto: MI/Ramdani

Jakarta: Polri membentuk tim kajian untuk mempermanenkan sistem ganjil genap di DKI Jakarta. Tim terdiri dari gabungan anggota Polri, pejabat Dinas Perhubungan DKI, pejabat Dinas Tata Kota DKI, hingga pakar. 

"Nanti tim akan mengkaji sistem ganjil genap yang berlangsung selama ini. Setelah itu baru dibuat rekomendasi," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, saat berkunjung ke kantor Metro TV, Jakarta, Rabu, 5 September 2018.

Hasil rekomendasi ini akan diberikan ke Pemprov DKI untuk kemudian dibuatkan regulasi. Regulasi diperlukan agar sistem ganjil genap bisa dibuat permanen.

"Tim akan mengkaji secara komprehensif sebelum aturan ganjil genap ini benar-benar dipermanenkan," kata Dedi.

Baca: Dampak Positif Sistem Ganjil Genap

Sistem ganjil genap yang gencar dilakukan pada Asian Games 2018 disebut berdampak positif. Hasil kajian bagian Monitoring dan Evaluasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta menunjukkan kepadatan lalu lintas berkurang. Berikut data lengkapnya,

Kinerja Lalu Lintas
- Kecepatan Rata-rata naik 37 persen
- Waktu tempuh lebih cepat 23 persen
- Kecepatan rata-rata di 106 jalan prioritas DKI Jakarta meningkat 26 persen
- Tingkat kecelakaan turun 20 persen 
- Pelanggaran lalu lintas turun 10 persen

Pengguna Angkutan Umum
- Penumpang TransJakarta naik 40 persen
- Penumpang Perum Pengangkut Penumpang Djakarta (PPD) naik 29 persen
- Penumpang Bus Sinar Jaya naik 6 persen

Kualitas Udara
- Kualitas udara di Bundaran HI membaik 1,7 persen (Konsentrasi NO turun 14,7 persen dan THC turun 1,37 persen) 
- Kualitas udara di Kelapa Gading membaik 1,15 persen (Konsentrasi NO turun 7,03 persen dan N02 2,01 persen)

Sumber: Monitoring dan Evaluasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta

(UWA)

Let's block ads! (Why?)

http://news.metrotvnews.com/metro/akW3O1Lk-tim-kajian-dibentuk-mempermanenkan-ganjil-genap

No comments:

Post a Comment